Pemilu yang Jujur dan Adil Wujudkan Pemimpin yang Berintegritas
|
BAWASLUSLEMAN-Dalam rangka melaksanakan program konsolidasi demokrasi, Anggota Bawaslu Kabupaten Sleman, Raden Yuwan Sikra, membuka ruang diskusi dengan Muhyi Darmaji di kediamannya dengan tema penguatan demokrasi dalam membentuk kepemimpinan nasional yang berbasis kepada integritas dan partisipasi publik pada Sabtu, 25 April 2026.
BAWASLUSLEMAN-Dalam rangka melaksanakan program konsolidasi demokrasi, Anggota Bawaslu Kabupaten Sleman, Raden Yuwan Sikra, membuka ruang diskusi dengan Muhyi Darmaji di kediamannya dengan tema penguatan demokrasi dalam membentuk kepemimpinan nasional yang berbasis kepada integritas dan partisipasi publik pada Sabtu, 25 April 2026.
Dalam diskusi yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan ini, Muhyi Darmaji mengemukaan sebuah pemikiran bahwa kepemimpinan nasional yang berintegritas merupakan kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.
“Pemimpin berintegritas mewujudkan kepercayaan publik, tata kelola pemerintahan yang bersih, dan budaya kerja amanah melalui konsistensi antara perkataan dan perbuatan. Mereka membangun fondasi moral, berani menolak kecurangan, dan bertanggung jawab atas kebijakan yang berorientasi pada kepentingan bersama,” tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, Raden Yuwan Sikra, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Mayarakat Bawaslu Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa lahirnya pemimpin yang berintegritas berasal dari keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemilu yang bersih, jujur, dan adil.
“Partisipasi publik dalam peran aktifnya pada pelaksanaan Pemilu tidak hanya menjadi seorang pemilih semata, tetapi juga diharapkan dapat turut mengawasi jalannya setiap tahapan Pemilu untuk memastikan Pemilu berjalan sesuai dengan regulasi, tidak terdapat pelanggaran maupun kecurangan,” tambahnya.