Bawaslu Sleman Hadiri Apel Akbar Harlah ke-92 Gerakan Pemuda Ansor
|
BAWASLUSLEMAN-Anggota Bawaslu Kabupaten Sleman, Raden Yuwan Sikra, menghadiri kegiatan Donor Darah dan Apel Akbar Harlah ke-92 Gerakan Pemuda Ansor Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sleman yang diselenggarakan di Lapangan Baratan, Candibinangun, Pakem, Sleman pada Minggu, 26 April 2026.
BAWASLUSLEMAN-Anggota Bawaslu Kabupaten Sleman, Raden Yuwan Sikra, menghadiri kegiatan Donor Darah dan Apel Akbar Harlah ke-92 Gerakan Pemuda Ansor Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sleman yang diselenggarakan di Lapangan Baratan, Candibinangun, Pakem, Sleman pada Minggu, 26 April 2026.
Dengan tema Bersatu, Berperan Untuk Negeri, kegiatan donor darah dan apel akbar ini diharapkan para anggota Gerakan Pemuda Ansor di Kabupaten Sleman dapat selalu memberikan sumbangsih terhadap negara dan bangsa, memegang teguh keagamaan dan keumatan, kemandirian organisasi, serta membangun kepercayaan untuk negara.
Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sleman, Najib Yuliantoro, menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan dalam bentuk donor darah ini menekankan pada nilai pengabdian para kader Ansor dan Banser kepada masyarakat luas.
“Kegiatan donor darah ini memang dipilih menjadi agenda utama karena dampaknya yang langsung dirasakan oleh mereka yang membutuhkan. Menurutnya, setetes darah yang diberikan merupakan simbol solidaritas tanpa batas dari para pemuda Nahdliyin,” tuturnya.
Sementara itu, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Sleman, Yuwan mengatakan bahwa kehadiran Bawaslu Kabupaten Sleman pada kegiatan Harlah Gerakan Pemuda Ansor ini adalah wujud dari sinergitas dan kolaborasi yang harmonis antara jajaran pengawas Pemilu dengan organisasi kemasyarakatan.
Menurutnya, keterlibatan aktif organisasi kemasyarakatan menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga kualitas dan integritas demokrasi, khususnya dalam memperluas jangkauan pengawasan hingga ke tingkat akar rumput.
Ia menambahkan bahwa pengawasan Pemilu tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada penyelenggara, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi dari berbagai macam elemen masyarakat secara luas, termasuk di dalamnya adalah organisasi-organisasi kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Sleman ini.(*)