Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi di Ambarketawang, Bawaslu Sleman Bahas Evaluasi Pemilu dan Pemilihan 2024

foto konsolidasi demokrasi

Anggota Bawaslu Kabupaten Sleman, Antonius Hery Purwito, temui Lurah Ambarketawang, Sumaryanto, dalam pelaksanaan program konsolidasi demokrasi (27/8/2026)

BAWASLUSLEMAN – Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, menjadi lokasi kegiatan konsolidasi demokrasi yang digelar pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini menghadirkan Anggota Bawaslu Kabupaten Sleman, Antonius Hery Purwito, sebagai narasumber bersama Lurah Ambarketawang, Sumaryanto, sebagai mitra dalam diskusi yang berlangsung dengan penuh keakraban.

BAWASLUSLEMAN – Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, menjadi lokasi kegiatan konsolidasi demokrasi yang digelar pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini menghadirkan Anggota Bawaslu Kabupaten Sleman, Antonius Hery Purwito, sebagai narasumber bersama Lurah Ambarketawang, Sumaryanto, sebagai mitra dalam diskusi yang berlangsung dengan penuh keakraban.

Dalam forum tersebut, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi ini menyampaikan bahwa program konsolidasi demokrasi ini adalah wadah untuk membahas berbagai kendala yang ditemui selama penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilihan) Tahun 2024 di wilayah Kalurahan Ambarketawang, sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh atas pelaksanaannya.

"Konsolidasi demokrasi penting dilakukan untuk mengetahui kondisi masyarakat serta berbagai potensi dan dinamika yang muncul saat tahapan Pemilu atau Pemilihan berlangsung," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara penyelenggara pemilu, pemerintah kalurahan, dan masyarakat menjadi kunci untuk meminimalkan hambatan pada penyelenggaraan pemilu di masa mendatang.

Sementara itu, Lurah Ambarketawang, Sumaryanto, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 di wilayahnya berjalan dengan baik.

"Secara umum pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan di tahun 2024 lalu berjalan dengan baik tanpa ada kendala yang signifikan mengganggu jalannya tahapan Pemilu maupun Pemilihan," ujar Sumaryanto.

Ia menambahkan bahwa jajaran pemerintahan kalurahan selalu memberikan edukasi kepada masyarakat untuk aktif dalam penyelenggaraan pesta demokrasi dan menghindari segala macam bentuk pelanggaran, terutama politik uang.

Kegiatan konsolidasi demokrasi ini turut membuka ruang diskusi antara narasumber dan peserta terkait berbagai persoalan teknis maupun non-teknis yang muncul selama proses Pemilu dan Pemilihan 2024, sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat tata kelola demokrasi di tingkat kalurahan.(*)