Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Sleman Rencanakan Konsolidasi Demokrasi Bersama Tokoh-Tokoh Nasional

foto rapat internal

Berencana hadirkan tokoh nasional dalam program Konsolidasi Demokrasi, pimpinan dan jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Sleman bahas hal itu dalam sebuah rapat yang berlangsung di ruang media center (24/8/2026)

BAWASLUSLEMAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman menggelar rapat internal pada Senin, 24 Agustus 2026, untuk membahas program konsolidasi demokrasi. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, Arjuna al Ichsan Siregar, dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta sekretariat Bawaslu Kabupaten Sleman.

BAWASLUSLEMAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman menggelar rapat internal pada Senin, 24 Agustus 2026, untuk membahas program konsolidasi demokrasi. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, Arjuna al Ichsan Siregar, dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta sekretariat Bawaslu Kabupaten Sleman.

Dalam rapat tersebut, dibahas sejumlah agenda terkait penguatan program konsolidasi demokrasi di wilayah Kabupaten Sleman, termasuk langkah-langkah strategis yang akan ditempuh untuk mendukung pengawasan pemilu yang partisipatif serta memperkuat sinergi antara pimpinan dan sekretariat dalam pelaksanaan program tersebut.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, Arjuna al Ichsan Siregar, menekankan pentingnya koordinasi internal yang solid guna memastikan program konsolidasi demokrasi dapat berjalan efektif dan menyasar seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Sleman.

"Bawaslu Kabupaten Sleman terus memperkuat upaya konsolidasi demokrasi melalui penguatan koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kalurahan, lembaga mitra pengawasan, hingga tokoh masyarakat sebagai langkah membangun partisipasi aktif dalam menjaga dan mengawal demokrasi," ujar Arjuna.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Sleman, Fadhly Kharisma Rahman, memberikan usulan untuk menjadikan tokoh-tokoh nasional yang tinggal di Kabupaten Sleman sebagai narasumber dalam program konsolidasi demokrasi. Usulan tersebut disampaikan sebagai upaya memperluas cakupan pengawasan partisipatif ke berbagai elemen dan lapisan masyarakat.

“Tokoh-tokoh nasional yang tinggal di Kabupaten Sleman diantaranya adalah Mahfud MD., Gus Muwafiq, Ganjar Pranowo, Gus Miftah, dan Amien Rais. Sehubungan dengan hal itu, Saya meminta kepada jajaran sekretariat selama sebulan ke depan untuk melakukan pemetaan dan penelusuran untuk mematangkan rencana kita ini,” imbuhnya.

Rapat internal ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Sleman dalam memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus menyiapkan langkah-langkah teknis pelaksanaan program konsolidasi demokrasi ke depan.(*)