Perkuat Sinergi, Bawaslu Sleman Hadiri Pelantikan dan Musker PCNU di PP Wahid Hasyim
|
BAWASLUSLEMAN – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman, Raden Yuwan Sikra, menghadiri agenda Pelantikan dan Musyawarah Kerja Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sleman. Acara yang mengusung tema "Meneguhkan Khidmah Jam'iyyah, Menguatkan Organisasi Membangun Kemandirian Nahdlatul Ulama Kabupaten Sleman" ini digelar di Pondok Pesantren (PP) Wahid Hasyim, Depok, Sleman, (Ahad, 20/09/2026).
BAWASLUSLEMAN – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman, Raden Yuwan Sikra, menghadiri agenda Pelantikan dan Musyawarah Kerja Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sleman. Acara yang mengusung tema "Meneguhkan Khidmah Jam'iyyah, Menguatkan Organisasi Membangun Kemandirian Nahdlatul Ulama Kabupaten Sleman" ini digelar di Pondok Pesantren (PP) Wahid Hasyim, Depok, Sleman, (Ahad, 20/09/2026).
Acara berskala besar ini dihadiri oleh pemangku kepentingan strategis di Kabupaten Sleman, mulai dari Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sleman, jajaran Forkopimda Sleman, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga perwakilan partai politik. Selain itu, turut hadir pengurus Nahdlatul Ulama tingkat wilayah (PWNU), jajaran Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWCNU), serta perwakilan Badan Otonom (Banom) NU se-Kabupaten Sleman. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan kuatnya rajutan silaturahmi antarlembaga di wilayah Sleman.
Dalam pidato sambutannya, Ketua Tanfidziyah PCNU Sleman terlantik, DR. Ariyanto Nugroho, SKM, M.Sc., menegaskan arah komitmen kepengurusan baru. Ia menyatakan bahwa PCNU Sleman ke depan akan melanjutkan serta merawat program-program baik yang telah berjalan pada masa kepengurusan sebelumnya.
Tidak hanya mempertahankan capaian masa lalu, DR. Ariyanto juga menggarisbawahi pentingnya inovasi dalam kepengurusan baru. Salah satu langkah terobosan yang akan diakselerasi adalah digitalisasi jama'ah (warga) dan jam'iyyah (organisasi). Langkah digitalisasi ini dinilai krusial untuk memperkuat kemandirian organisasi, memetakan potensi warga secara akurat, serta memastikan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Sleman siap menghadapi tantangan zaman yang kian modern.
Sementara, Yuwan sendiri mengatakan bahwa kehadiran Bawaslu Kabupaten Sleman dalam pelantikan ini adalah salah satu upaya jajaran pengawas Pemilu dalam meningkatkan sinergi kerja sama pengawasan partisipatif dengan organisasi masyarakat.
"Salah satu fungsi pencegahan dan hubungan masyarakat yang dilakukan oleh Bawaslu adalah dengan cara menjalin hubungan yang baik dengan semua lapisan dan elemen masyarakat untuk mendorong terwujudnya Pemilu yang jujur dan berintegritas," ungkapnya.(*)