Bawaslu Kabupaten Sleman Gelar Rapat Bahas Keberlanjutan Program Bawaslu Membelajarkan
|
BAWASLUSLEMAN – Bawaslu Kabupaten Sleman terus matangkan persiapan program Bawaslu Membelajarkan yang akan digelar dalam waktu dekat. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kapasitas dan penguatan kelembagaan pasca pelaksanaan tahapan pemilu dan pemilihan.
BAWASLUSLEMAN – Bawaslu Kabupaten Sleman terus matangkan persiapan program Bawaslu Membelajarkan yang akan digelar dalam waktu dekat. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kapasitas dan penguatan kelembagaan pasca pelaksanaan tahapan pemilu dan pemilihan.
Sebagai bagian dari persiapan tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman menggelar rapat internal untuk membahas keberlanjutan pembuatan materi dan video dalam program dimaksud. Rapat berlangsung di ruang media center pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Rapat tersebut dipimpin oleh Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Pendidikan dan Pelatihan (SDM Organisasi dan Diklat) Bawaslu Kabupaten Sleman, Ahmad Sidiq Wiratama, dan diikuti oleh pimpinan beserta jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Sleman.
Dalam rapat tersebut, dibahas sejumlah agenda terkait kelanjutan produksi materi dan video edukasi yang menjadi bagian dari program Bawaslu Membelajarkan. Program ini merupakan salah satu upaya Bawaslu Kabupaten Sleman dalam meningkatkan literasi kepemiluan dan pengawasan partisipatif di tengah masyarakat melalui konten-konten pembelajaran yang mudah diakses.
Ahmad Sidiq Wiratama menekankan pentingnya konsistensi dalam memproduksi materi edukatif agar program Bawaslu Membelajarkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memahami tugas, fungsi, dan kewenangan pengawasan pemilu.
“Program Bawaslu Membelajarkan kali ini mengambil sub tema "Pemilu Inklusif dari Lereng Merapi". Berkaitan dengan tema tersebut, materi video yang dibutuhkan di antaranya adalah video seputar kehidupan masyarakat yang tinggal di lereng Merapi, video peristiwa erupsi Merapi, video barak-barak pengungsian, serta video yang memuat upaya relokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di kawasan rawan bencana ke daerah penyangga,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, tim modul yang diketuai oleh Kasubbag Administrasi Bawaslu Kabupaten Sleman, Lupita Ayu Laksmi, menyampaikan bahwa materi yang disiapkan telah mencapai progres 60 persen. Meski demikian, tim modul menyampaikan perlunya koreksi dari pimpinan sebelum proses penyusunan materi dilanjutkan kembali.
Turut dibahas pula dalam rapat ini adalah rencana teknis penyusunan konten, pembagian tugas antarpihak yang terlibat, serta target penyelesaian materi dan video ke depan. Seluruh peserta rapat sepakat untuk terus mendorong keberlanjutan program tersebut sebagai bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Sleman dalam mengedukasi masyarakat.
Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Sleman, Raden Yuwan Sikra, menambahkan jika Bawaslu Kabupaten Sleman berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program edukasi kepemiluan guna mendukung terciptanya pemilu yang berintegritas dan partisipasi masyarakat yang lebih luas dalam pengawasan pemilu.(*)