Pelaksanaan P2P Makin Dekat, Bawaslu Sleman Ikuti Rapat Persiapan TOT dan Narsum Internal
|
BAWASLUSLEMAN-Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman, Raden Yuwan Sikra, dan jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Sleman menghadiri Rapat Persiapan Training of Trainer (TOT) dan Narasumber Internal Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Bawaslu DIY pada Selasa, 5 Agustus 2025.
BAWASLUSLEMAN-Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman, Raden Yuwan Sikra, dan jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Sleman menghadiri Rapat Persiapan Training of Trainer (TOT) dan Narasumber Internal Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Bawaslu DIY pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Raden Yuwan Sikra yang juga merupakan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) ini menyampaikan jika rapat persiapan ini dilaksanakan karena penyelenggaraan program P2P di wilayah DIY yang dipusatkan di Kabupaten Sleman ini akan segera berlangsung.
“Jika sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh Bawaslu RI, pelaksanaan program P2P di Kabupaten Sleman ditetapkan pada 19-21 Agustus 2025. Namun untuk lokasi pelaksanaannya masih tentative,” ujarnya.
“Sehubungan dengan waktu pelaksanannya yang semakin dekat ini, maka kami dan Divisi P2H Bawaslu Kabupaten/Kota se-DIY diundang oleh Bawaslu DIY untuk membahas materi yang terdapat pada modul Bawaslu RI, peningkatan pemahaman tentang tugas-tugas seorang fasilitator kegiatan, dan pembagian petugas kelas serta pembagian kelas saat nanti program P2P berlangsung,” ujarnya kembali.
Sementara itu, Koordinator Divisi P2H Bawaslu DIY, Ummi Illiyina, berharap dengan dukungan dari Bawaslu Kabupaten/Kota se-DIY ini, penyelenggaraan program P2P di wilayah DIY ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar serta tepat sasaran.
“Tujuan program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Bawaslu ini adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu, khususnya generasi muda, serta memperkuat pemahaman publik tentang proses Pemilu dan kesadaran hukum pemilih. Sasaran program ini adalah seluruh masyarakat, dengan fokus kepada generasi muda dan pemilih pemula agar mereka terlibat aktif dalam pengawasan penyelenggaraan Pemilu dan juga Pemilihan,” tuturnya.(*)