Fokus Pendidikan Politik ke Pemilih Pemula,Bawaslu Sleman Sambangi SMK YPPK
|
BAWASLUSLEMAN-Rombongan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman yang terdiri atas Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, Arjuna al Ichsan Siregar, Anggota Bawaslu Kabupaten Sleman, Raden Yuwan Sikra dan Ahmad Sidiq Wiratama, Kasubbag Pengawasan Pemilu dan Hubungan Masyarakat, Dwi Febriyanto, serta jajaran staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Sleman melakukan audiensi dengan Sekolah Menengah Kejuruan Yayasan Pendidikan Kejuruan dan Keterampilan (SMK YPPK) 2 Sleman pada Senin, 3 November 2025.
BAWASLUSLEMAN-Rombongan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman yang terdiri atas Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, Arjuna al Ichsan Siregar, Anggota Bawaslu Kabupaten Sleman, Raden Yuwan Sikra dan Ahmad Sidiq Wiratama, Kasubbag Pengawasan Pemilu dan Hubungan Masyarakat, Dwi Febriyanto, serta jajaran staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Sleman melakukan audiensi dengan Sekolah Menengah Kejuruan Yayasan Pendidikan Kejuruan dan Keterampilan (SMK YPPK) 2 Sleman pada Senin, 3 November 2025.
Berlangsung dalam suasana keakraban yang hangat, audiensi ini dalam rangka sosialisasi kerja sama pengawasan partisipatif kepada para siswa SMK YPPK 2 Sleman yang sudah memasuki usia pemilih pemula atau yang pada Pemilu mendatang sudah mempunyai hak pilih.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, Arjuna al Ichsan Siregar, menyampaikan jika kegiatan pengawas Pemilu tidak berhenti begitu saja ketika tahapan Pemilu berakhir, namun pada masa non-tahapan Bawaslu juga mengemban tugas untuk memberikan pendidikan politik dan pengawasan Pemilu kepada masyarakat, terutama kepada kaum muda dan pemilih pemula.
“Sejak Pemilu Tahun 2019, trend pemilih didominasi oleh kelompok muda atau kelompok millennial. Kelompok muda atau generasi millennial ini adalah generasi yang sangat melek teknologi dan kritis, namun di sisi lain sering juga menjadi korban dari berita-berita hoaks di media sosial,” tuturnya.
“Menjawab tantangan tersebut, Bawaslu merasa berkewajiban untuk memberikan pemahaman yang benar kepada kaum muda agar dapat berdemokrasi dengan sehat dalam rangka mewujudkan pelaksanaan Pemilu yang bersih, jujur, dan berintegritas,” sambungnya.
“Sehubungan dengan itu, pada hari ini kami ingin mengajak SMK YPPK 2 Sleman dapat bergabung dengan program dari Bawaslu Kabupaten Sleman untuk memberikan pendidikan politik kepada para siswa yang ada di sini,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK YPPK 2 Sleman, Umi Maslakhah, mengutarakan sambutan baiknya atas program yang disampaikan oleh Bawaslu Kabupaten Sleman. Apalagi saat ini jumlah siswa di SMK YPPK lebih dari 700 orang dan berasal dari berbagai macam golongan dan latar belakang keluarga. Jumlah dan berbagai macam latar belakang siswa ini tentu dapat menjadi potensi tersendiri bagi program pendidikan politik yang akan dijalankan oleh Bawaslu Kabupaten Sleman.
“Pada prinsipnya SMK YPPK 2 Sleman siap menerima program kerja sama yang disampaikan oleh Bawaslu Kabupaten Sleman. Namun untuk teknis penyampaian dan kemasannya nanti kami mengikuti saja dari yang sudah ditentukan oleh Bawaslu Kabupaten Sleman,” ujarnya.
Menambahkan, Anggota Bawaslu Kabupaten Sleman, Raden Yuwan Sikra, mengatakan jika memungkinkan program kerja sama ini akan dituangkan ke dalam perjanjian kerja sama dan nota kesepahaman agar dapat menjadi bukti kinerja dari kedua belah pihak.(*)