Bersiap Kembali Informatif di Tahun 2025
|
BAWASLUSLEMAN-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman bersiap kembali meraih predikat “Informatif” dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Komisi Informasi Daerah (KID) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2025.
BAWASLUSLEMAN-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman bersiap kembali meraih predikat “Informatif” dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Komisi Informasi Daerah (KID) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2025.
Hal ini disampaikan oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Sleman, Antonius Hery Purwito, saat memimpin Rapat Teknis Pengisian SAQ Monev Keterbukaan Informasi Publik KID DIY Tahun 2025 pada Jum’at, 8 Agustus 2025.
“Sahabat semuanya, seperti yang telah kita ketahui bersama, pada tahun 2024, Bawaslu Kabupaten Sleman mendapatkan predikat “Menuju Informatif”. Padahal di tahun-tahun sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Sleman selalu berada di peringkat tiga besar dan konsisten mendapatkan predikat “Informatif” tiga tahun berturut-turut, yaitu pada tahun 2021, tahun 2022, dan pada tahun 2023,” tuturnya.
“Namun demikian, kita tidak perlu patah semangat dan berkecil hati. Kejadian ini dapat kita jadikan sebagai bahan instrospeksi untuk lembaga kita. Mengingat juga pada tahun 2024 adalah masa pengawasan tahapan Pemilu dan Pemilihan sehingga fokus kita mayoritas tersedot pada hal itu,” sambungnya.
“Untuk itu, pada Monev KIP KID DIY pada tahun 2025 ini, mari kita sama-sama berpegangan erat, meningkatkan kembali kepedulian dan koordinasi kita untuk menjaga marwah lembaga dalam ajang keterbukaan informasi tingkat daerah atau provinsi yang diselenggarakan setiap tahun ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasubbag Pengawasan dan Humas Bawaslu Kabupaten Sleman, Dwi Febriyanto, mengungkapkan jika Bawaslu Kabupaten Sleman saat ini juga sedang menjalani penilaian atau evaluasi keterbukaan informasi publik dari Bawaslu RI.
“Penilaian keterbukaan informasi publik dari Bawaslu RI kepada Bawaslu Kabupaten Sleman hari ini sudah memasuki tahapan wawancara karena nilai SAQ-nya masuk kelompok tiga besar, bersamaan dengan Bawaslu Kabupaten Kulon Progo dan Bawaslu Kabupaten Bantul. Dalam penilaian ini kami juga bertekad dan berupaya untuk memperoleh predikat “Informatif” seperti pada tahun-tahun sebelumnya.(*)