BAWASLU SLEMAN MUTAKHIRKAN DAFTAR INFORMASI PUBLIK
|
BAWASLUSLEMAN-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman menyelenggarakan rapat koordinasi internal dalam rangka pemutakhiran daftar informasi publik Bawaslu Kabupaten Sleman Tahun 2024 pada Senin, 16 Juni 2025.
BAWASLUSLEMAN-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman menyelenggarakan rapat koordinasi internal dalam rangka pemutakhiran daftar informasi publik Bawaslu Kabupaten Sleman Tahun 2024 pada Senin, 16 Juni 2025.
Dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, Arjuna al Ichsan Siregar, rapat koordinasi ini berfungsi untuk menyamakan persepsi tentang pemutakhiran atau pembaruan daftar informasi publik yang dihasilkan oleh Bawaslu Kabupaten Sleman sepanjang tahun 2024.
“Sesuai dengan regulasi, sebenarnya pemutakhiran daftar informasi publik itu wajib kita lakukan setiap enam bulan sekali,” tuturnya.
“Namun karena SDM kita yang terbatas serta adanya tahapan Pemilu dan Pemilihan yang harus kita awasi secara langsung, terkadang pemutakhiran daftar informasi publik yang kita lakukan sudah melampaui waktu yang seharusnya,” lanjutnya.
“Pemutakhiran daftar informasi publik ini adalah bentuk tanggung jawab kita sebagai lembaga publik yang terbuka dan transparan. Oleh karena itu, Saya meminta kepada semua pengampu divisi dan staf sekretariat untuk saling melakukan koordinasi dalam melakukan inventarisasi data yang nantinya akan dimasukkan ke dalam daftar informasi publik, baik itu informasi yang terkait dengan kelembagaan, maupun informasi hasil pengawasan Pemilu dan Pemilihan tahun 2024,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasubbag Pengawasan dan Humas Bawaslu Kabupaten Sleman, Dwi Febriyanto, menyampaikan jika pemutakhiran daftar informasi publik ini juga mendukung penilaian dalam monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI dan KID DIY.
“Daftar informasi publik yang telah kita perbarui dan telah kita unggah ke website PPID nantinya menjadi dasar utama bagi kita dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dalam monitoring dan evaluasi ini,”ujarnya.(*)