BAWASLU SLEMAN AJAK SISWA MAN 4 SLEMAN AKTIF AWASI PEMILU
|
BAWASLUSLEMAN-Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman, Raden Yuwan Sikra, melakukan Sosialisasi Pengawasan Pemilu kepada Pemilih Pemula di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Sleman, Pojok, Harjobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, pada Rabu, 16 Juli 2025.
BAWASLUSLEMAN-Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman, Raden Yuwan Sikra, melakukan Sosialisasi Pengawasan Pemilu kepada Pemilih Pemula di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Sleman, Pojok, Harjobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, pada Rabu, 16 Juli 2025.
Di hadapan sekitar 192 siswa baru yang sedang menjalani masa orientasi atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini, Yuwan menjelaskan tentang arti pentingnya penyelenggaraan Pemilu yang bersih dan berintegritas serta keterlibatan masyarakat di dalamnya.
“Sahabat semuanya, perlu diketahui Pemilu atau pemilihan umum adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih presiden, wakil presiden, anggota DPR, anggota DPD, anggota DPRD provinsi, dan anggota DPRD kabupaten/kota yang diselenggarakan setiap 5 tahun sekali,” tuturnya.
“Terkait dengan pelaksanaan Pemilu ini, terdapat tiga lembaga yang terlibat langsung dalam penyelenggaraannya, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP),” sambung Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat ini.
“Khusus untuk Bawaslu, sesuai dengan amanat di Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum, bertugas mengawasi pelaksanaan tahapan penyelenggaraan Pemilu,mengawasi netralitas ASN-TNI-Polri, mengawasi kinerja KPU dalam menyelenggarakan Pemilu, dan mencegah terjadinya praktik politik uang,” sambungnya kembali.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan dalam pengawasan tahapan Pemilu ini, masyarakat yang telah memiliki hak pilih dapat turut serta mengawasi jalannya Pemilu dalam rangka bersama dengan Bawaslu mewujudkan Pemilu yang jujur, bersih, dan berintegritas.
Keterlibatan masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan hak politik warga negara terlindungi, mencegah terpilihnya pemimpin yang tidak amanah dan berperilaku koruptif, memastikan terwujudnya Pemilu yang bersih, transparan, berintegritas, dan hasilnya dapat diterima oleh semua pihak, serta mendorong terwujudnya Pemilu sebagai penentu kepemimpinan politik dan evaluasi kepemimpinan politik, pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolan MAN 4 Sleman, Drs Ahmad Arif Makruf,M.A.,M.Si, sangat mengapresiasi program sosialisasi pengawasan Pemilu kepada pemilih pemula, yang dalam hal ini adalah siswa-siswi kelas X yang merupakan peserta didik baru di sekolah ini.
“Dengan adanya sosialisasi dari Bawaslu Kabupaten Sleman ini, tentunya para siswa di kelas X mendapatkan pencerahan dan pengetahuan tentang apa itu Pemilu, lembaga apa saja yang terlibat di dalamnya, dan bagaimana caranya turut berpartisipasi dalam pengawasan Pemilu. Kedepannya, Saya berharap program sosialisasi ini dapat berlanjut dalam kerjasama yang berkesinambungan,” tegasnya.(*)